Selamat Datang di Literasi Pembangunan Desa Kolaka Utara

Beras Merah, 3,9 Ton Prudes dari Konut

ASERA - Program Ketahanan Pangan yang memprioritaskan potensi unggulan desa, maka telah berhasil maraup panen 3,9 ton padi gogo dari Desa Aseminunulai Kec.Asera Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggara.

Dengan Ketapang dari BUMDes Aseminunulai ini telah menunjukkan bahwa keragaman hayati dan plasma nutra yang merupakan warisan leluhur memang masih potensial untuk dijadikan bahan pangan utama. Seperti padi gogo ini.

Dari DD tahun 2025, Pemdes Aseminunulai ini yang pengelolaannya diserahkan ke BUMDes, berhasil menata produksi pagi beras merah ini dengan baik, bahkan untuk pertama kalinya meraup produksi sampai 3,9 ton.

Sehingga dengan prestasi BUMDes tersebut, membuat Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH.,MH., beserta Muspida, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe Utara, Wakil Bupati, Dandim, Kapolres, Danposal, Para Kepala OPD, Camat dan masyarakat Desa Aseminunulai, tanggal 17 April 2026.

Menurut Kepala Desa Aseminunulai Ndarto, S.IP,  sumber dana kegiatan ini berasal dari 20% Dana Desa tahun anggaran 2025 dengan hasil panen mencapai 3,9 ton gabah kering panen.

“Alhamdhulillah, padi gogo dari Program Ketapang yang dikelolah oleh BUMDes ini, sukses panen dengan produksi 3,9 ton. Ini sebuah prestasi dalam pengembangan Ketapang, dan lebih lagi karena Kembali mempopulerkan desa ini sebagai sumber pangan beras merah,” tambahnya.

Bupati Konawe Utara, H.Ikbar SH MH dalam sambutannya pada pesta panen ini, Pemerintah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dapat menjaga ketersediaan bahan pangan sebagaimana tujuan ketahanan pangan dari Dana Desa.

“Kegiatan penanaman padi gogo ini juga dapat meningkatkan pemanfaatan lahan masyarakat yang selama ini jarang ditanami (lahan tidur) menjadi lahan produktif,” ungkapnya.

 Pemdes Aseminunulai berkomitmen untuk terus meningkatan varietas padi ini. “Ke depan masyarakat bersama BUMDesa Aseminunulai akan meningkatkan luas area tanam sehingga dapat meningkatkan hasil panen, sekaligus mendukung swasembada pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah,” kunci Kades. (muhaja)

BIODEVERSITY

KEMENDESA