JAKARTA – SindoNews. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto masuk dalam jajaran tiga besar menteri dengan kinerja terbaik nasional.Hal itu berdasarkan hasil Survei Strategic and Political Insight Network (SPIN) periode Oktober 2025. Dalam survei yang dilakukan pada 1–9 Oktober 2025 di 38 provinsi, Yandri Susanto meraih tingkat kepuasan publik sebesar 66,9%, menempati posisi ketiga di bawah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dengan 67,5% dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan 67,3%.
Direktur Eksekutif SPIN Mawardin Sidik menjelaskan, capaian tersebut mencerminkan apresiasi masyarakat terhadap program pembangunan desa dan pemberdayaan ekonomi lokal yang dijalankan Yandri Susanto selama satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran.
“Yandri Susanto dinilai publik mampu menjaga kesinambungan program desa dengan inovasi baru yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Publik melihat kerja konkret di lapangan, bukan sekadar wacana,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).
SPIN mencatat, kebijakan-kebijakan yang dijalankan Kementerian Desa, seperti penguatan BUMDes, digitalisasi ekonomi desa, program karya-karya produktif dan advokasi terhadap masalah-masalah yang dihadapi masyarakat desa menjadi faktor utama meningkatnya kepuasan publik terhadap kinerja Yandri. (sumber berita : sindonews)
JAKARTA – SindoNews. Menteri Desa dan Pembangunan
Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto masuk dalam jajaran tiga besar
menteri dengan kinerja terbaik nasional.
Hal itu berdasarkan hasil
Survei Strategic and Political Insight Network (SPIN) periode Oktober 2025.
Dalam survei yang dilakukan pada 1–9 Oktober 2025 di 38 provinsi, Yandri
Susanto meraih tingkat kepuasan publik sebesar 66,9%, menempati posisi ketiga
di bawah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dengan 67,5% dan
Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan 67,3%.
Direktur Eksekutif SPIN
Mawardin Sidik menjelaskan, capaian tersebut mencerminkan apresiasi masyarakat
terhadap program pembangunan desa dan pemberdayaan ekonomi lokal yang
dijalankan Yandri Susanto selama satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran.
“Yandri Susanto dinilai publik
mampu menjaga kesinambungan program desa dengan inovasi baru yang menyentuh
langsung kebutuhan masyarakat. Publik melihat kerja konkret di lapangan, bukan
sekadar wacana,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).
SPIN mencatat,
kebijakan-kebijakan yang dijalankan Kementerian Desa, seperti penguatan BUMDes,
digitalisasi ekonomi desa, program karya-karya produktif dan advokasi terhadap
masalah-masalah yang dihadapi masyarakat desa menjadi faktor utama meningkatnya
kepuasan publik terhadap kinerja Yandri. (sumber
berita : sindonews)
Oleh : Annisa Fauziyyah Syahrir
Bantuan langsung tunai periode bulan juli , agustus ,
september telah disalurkan secara tunai kepada 10 KPM.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Sapoiha
Kecamatan Watunohu Kabupaten Kolaka Utara pada hari Rabu , 17 september 2025
yang dimulai pada pukul 09.00 dan selesai pada puku 10.00 wita .Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat
Kecamatan Watunohu , Kepala Desa Sapoiha Beserta perangkat desa ,Ketua BPD
Beserta anggotanya , Pendamping desa dan Pendamping Lokal Desa.
Bantuan
Langsung Tunai Dana Desa ini merupakan kegiatan pemberian bantuan langsung
berupa dana tunai yang bersumber dari Dana Desa kepada Keluarga Penerima
Manfaat (KPM) yang telah disepakati melalui Musyawarah Desa Penetapan KPM BLT
sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Penerima BLT di desa Sapoiha sebagian besar kategori
Lansia yang sudah tidak bekerja .
Bantuan langsung Tunai yang diberikan sebanyak Rp.
300.000 perbulan sehingga total yang diterima 10 KPM dari bulan juli - september tahun 2025 sebanyak
Rp. 900.000.
Kegiatan penyaluran BLT berlangsung secara terbuka dan
tertib , satu persatu nama penerima dipanggil langsung oleh Kaur keuangan desa
sapoiha .
H. Wisbahuddin
selaku kepala Desa Sapoiha menegaskan agar BLT yang diterima dipergunakan
sebaik - baiknya untuk mencukupi kebutuhan dasar sehari - hari seperti membeli
sembako dan kebutuhan lainnya , jangan sampai dipergunakan untuk kebutuhan yang
tidak mendesak .
Pemerintah desa Sapoiha sangat berharap dengan
pemberian BLT ini dapat mengurangi beban ekonomi keluarga penerima manfaat. (*)